Welcome

Tips Bagi Orangtua yang Anaknya Senang Bermain Game

Takut si kecil terlalu asyik bermain game online? Sebenarnya orangtua tidak perlu terlalu khawatir karena mereka masih dapat membatasi dan tidak mengganggu pembelajaran di sekolah. Selain itu, beberapa permainan juga dapat meningkatkan koordinasi tangan-mata dan keterampilan pemecahan masalah pada anak. Meski beberapa penelitian menunjukkan bahwa bermain game online bisa membuat mereka semakin agresif.

Peran apa yang harus dimainkan orang tua sehubungan dengan game online favorit anak-anak? Apakah ada pelajaran moral dari game online atau adakah efek negatif yang lebih banyak daripada manfaatnya? Yuk simak ulasannya berikut ini!

Pengawasan Orang Tua Ketika Anak-anak Bermain Game Online

Seperti banyak aspek pengasuhan anak, mencari jalan tengah adalah pendekatan yang paling baik ketika anak-anak bermain game online. Untuk anak-anak dan remaja berusia 5 hingga 18 tahun, para ahli menyarankan agar orang tua membatasi waktu yang mereka habiskan dengan media. Ini termasuk bermain video game di konsol, tablet, atau smartphone.

Penggunaan media tidak boleh mengganggu waktu tidur atau lebih jarang memindahkan anak. Jadi, pertimbangkan untuk menetapkan batasan agar game online tidak mengganggu pekerjaan sekolah, pekerjaan rumah tangga, dan aktivitas fisik yang dibutuhkan anak Anda setiap hari.

Selain itu, saat anak bermain game online, pengawasan orang tua juga bisa dilakukan dengan cara memainkan game tersebut bersama anak. Ini adalah langkah konkret untuk lebih melindungi dan membimbing anak-anak di media online. Banyak orang tua prihatin tentang apa yang dilakukan anak-anak mereka ketika mereka bermain game online, tetapi tidak semua dari mereka tahu persis apa yang mereka lakukan saat mereka bermain. Untuk memberitahu perilaku yang benar, orang tua perlu mengetahui apa itu game online, dan ini mungkin memerlukan partisipasi mereka di dunia ini.

Tidak seperti aplikasi yang dimainkan di perangkat seluler, game online juga melibatkan banyak interaksi dengan pemain lain. Ini dapat membantu mengembangkan kerja tim dan keterampilan pemecahan masalah, karena banyak permainan menghadirkan tantangan yang hanya dapat dikuasai dengan bantuan orang lain.

Menurut sebuah penelitian yang dikutip oleh Internet Matters, 55 persen orang tua mengkhawatirkan orang asing saat daring, dan lebih dari sepertiganya tidak yakin dengan siapa anak-anak mereka bermain daring. Untuk mengatasi masalah ini, orang tua perlu bermain game online dengan anak-anak mereka daripada hanya mencari di Google.

Memasuki dunia bermain dapat memberikan perspektif yang berbeda kepada orang tua tentang apa yang dilakukan anak-anak mereka secara online. Orang tua yang secara teratur terlibat dalam aktivitas online anak-anak mereka mungkin tahu cara membimbing anak-anak mereka melalui masalah yang mereka hadapi saat online.

Adakah Manfaat Bermain Game?

Meskipun beberapa orang tua percaya bahwa game online tidak bermanfaat apa-apa selain hal-hal buruk, 62 persen dari mereka yang pernah berpartisipasi dalam Parenting Generation Games menganggap bermain game adalah pengalaman belajar yang baik. Ini mengajari anak-anak cara memecahkan masalah, bekerja dengan tim, dan menghormati orang lain di dunia digital.

Meski begitu, masih banyak isu terkait game seperti bahaya orang asing, kecanduan, dan sosialisasi total. Namun, semua masalah ini dapat dihindari di bawah pengawasan orang tua. Melalui pengawasan dan bimbingan orang tua, dunia game online tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendidik bagi anak-anak.

Bermain dengan anak-anak bukan hanya panduan yang bagus, tapi bisa menjadi pengalaman yang luar biasa. Orang tua dan anak-anak dapat memecahkan masalah, menantikan tahapan baru atau maju, merayakan kemenangan dan meratapi kekalahan bersama. Bahkan bermain dengan anak-anak dapat menambah kredibilitas orang tua ketika waktunya untuk membatasi waktu bermain mereka atau menawarkan nasihat tentang interaksi online.

Itulah peran yang dapat dimainkan oleh orang tua ketika anak-anak menikmati bermain game online. Namun, jika orang tua merasa tidak bisa mengontrol kebiasaan anaknya yang gemar bermain game, hal pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah berbicara dengan psikolog tentang langkah tepat yang harus diambil untuk mengatasi kebiasaan tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda semua para orangtua yang sedang menghadapa anak yang sedang kecanduan game online, ataubahkanpermainantaruhanseperti yang ada di situs poker online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *